Wedding Organizer Adalah Tugas, Skill, Pengertian, dan Struktur

Wedding Organizer Adalah – Untuk profesi baru tersebut mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, karena orang lebih suka handle pernikahan sendiri meskipun biaya cukup bervariasi. Namun, seiring berjalannya waktu profesi ini semakin dibutuhkan oleh beberapa orang ingin lebih praktis.

Jika dibandingkan dengan beberapa jenis profesi lainnya, wedding organizer memiliki tugas dan tanggung jawab cukup menantang. Selain sering disebut sebagai wedding organizer, profesi ini juga sering disebut sebagai wedding coordinator.

Tugas dan tanggung jawab wedding organizer berbeda dengan wedding planner, sehingga kamu harus mengetahuinya dengan baik. Sebab, masih ada beberapa orang salah mengira bahwa wedding organizer, wedding coordinator, maupun wedding planner merupakan satu jenis profesi yang sama.

Tidak hanya perlu diketahui oleh orang-orang yang ingin terjun ke dunia ini, pengertian, tugas, dan tanggung jawab dari seorang wedding organizer juga perlu diketahui oleh orang awam sekalipun. Untuk mengetahuinya, simak artikel www.biayanikah.com sampai akhir dengan baik!

Wedding Organizer Adalah

pengertian Wedding Organizer

Wedding organizer atau sering disebut WO bisa dianggap sebagai seseorang maupun sekelompok orang yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola seluruh aspek acara pernikahan.

Maka dari itu, tugas dan tanggung jawab paling besar dari profesi ini adalah memastikan semua agenda di acara pernikahan bisa berjalan dengan lancar.

Jika dijelaskan secara lebih sederhana, maka wedding organizer merupakan sebuah jasa yang dapat membantu para calon pengantin untuk merencanakan acara pernikahan secara lebih profesional. Jadi, untuk bisa menjadi seorang WO dibutuhkan kemampuan atau skill mumpuni.

Umumnya, wedding organizer terdiri dari sekelompok orang memiliki tugasnya masing-masing, seperti untuk membantu calon pengantin, menghias dekorasi ruangan, serta lain sebagainya.

Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa WO atau wedding coordinator adalah jasa perencanaan acara pernikahan lebih profesional maupun lebih tersusun rapih.

Tugas dan Tanggung Jawab Wedding Organizer

Struktur Organisasi Wedding Organizer

Setelah memahami pengertian sekilas, mungkin kamu sudah bisa menilai apa saja tugas dan tanggung jawab dari profesi ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa orang yang ingin tahu penjelasan lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab seorang wedding organizer, serta di antaranya adalah:

1. Menyusun Tema dan Konsep Acara Pernikahan

Tugas paling utama dari seorang wedding organizer ialah menyusun tema dan konsep acara pernikahan yang sesuai keinginan klien dengan cara lebih profesional.

Biasanya, WO profesional akan menawarkan beberapa pilihan paket kepada kliennya.

Jadi, calon pengantin yang menggunakan jasa WO tetap bisa mewujudkan konsep pernikahan impiannya, meski sosok yang mengatur acara ini nantinya bukan diri kita sendiri.

Nantinya, pihak WO akan mengajak kliennya untuk berdiskusi mengenai konsep pernikahan yang sesuai dengan keinginan klien. Pastikan, pihak WO mengikuti permintaan klien.

2. Menyiapkan Susunan Acara

Tugas dan tanggung jawab WO kedua adalah menyiapkan susunan acara yang profesional, sehingga acara pernikahan bisa berlangsung dengan lancar.

Mulai dari susunan acara akad nikah, resepsi, hingga berbagai hal seperti ini lainnya akan direncanakan oleh pihak wedding organizer secara matang.

Kemudian, ketika susunan acara telah dibuat oleh pihak wedding organizer, mereka akan menyampaikan idenya tersebut kepada pihak klien.

Jika klien merasa masih ada yang kurang, mereka bisa mendiskusikannya kembali agar acara bisa berlangsung sesuai keinginan.

3. Menentukan Lokasi Pernikahan yang Terbaik

Tidak kalah penting dari kedua tugas dan tanggung jawab sebelumnya, seorang WO juga memiliki tanggung jawab dalam menentukan lokasi pernikahan terbaik.

Nantinya, lokasi pernikahan ini harus sesuai dengan tema atau konsep yang diinginkan klien. Contohnya di gedung maupun di rumah.

Kendati demikian, klien tetap diperbolehkan untuk menyampaikan keinginannya terkait lokasi pernikahan yang telah diimpikannya.

Jika klien sudah memilih lokasi pernikahan yang diinginkannya, pihak wedding organizer hanya akan membantu proses penyewaan lokasi tersebut.

4. Menyusun Rincian Anggaran Acara Pernikahan

Wedding organizer memang memiliki tugas utama dalam menyusun tema atau konsep acara pernikahan yang menarik, tapi mereka juga memiliki tugas dan tanggung jawab lainnya yang tidak kalah penting, yaitu menyusun rincian anggaran yang dibutuhkan.

Rincian anggaran ini akan dibutuhkan oleh calon pengantin, agar mereka bisa menyiapkan budget yang sesuai. Mulai dari 20 juta sampai 30 juta.

Apabila rincian anggaran ini tidak dibuat sejak awal, maka calon pengantin akan merasa kesulitan untuk menyiapkan budget yang sesuai dengan kebutuhannya.

Maka dari itu, pihak wedding organizer harus menyusun rincian anggarannya secara tepat.

5. Mengatur Jalannya Acara Pernikahan dan Sesudah Acara

Sebagian orang mungkin berpikir wedding organizer hanya akan mengatur jalannya acara pernikahan saja, dan setelah acara ini selesai mereka tidak akan membantu kliennya lagi.

Namun, hal ini salah besar karena pihak wedding organizer merupakan sosok yang akan mengirim hantaran, mahar, serta kado ke rumah pasangan pengantinnya.

Jadi, tim wedding organizer tidak hanya akan menjadi timekeeper dan memastikan acara pernikahan berjalan dengan lancar saja, tapi mereka juga bertanggung jawab dalam mengamankan barang-barang berharga tersebut.

Maka dari itu, di awal artikel ini kami menyebutkan bahwa wedding organizer merupakan profesi dengan tugas yang menantang.

Skill yang Dibutuhkan Menjadi Anggota Wedding Organizer

Skill yang Dibutuhkan Menjadi Anggota Wedding Organizer

Untuk bisa menjadi salah satu anggota dari tim WO profesional, kamu membutuhkan beberapa skill khusus. Maka dari itu, sebelum melamar sebagai wedding organizer, kamu harus tahu daftar skill yang dibutuhkan tersebut terlebih dahulu, yaitu:

1. Komunikasi

Sama halnya seperti beberapa jenis profesi lainnya, untuk bisa menjadi seorang wedding organizer juga dibutuhkan kemampuan komunikasi cukup baik.

Hal ini terjadi karena seorang WO akan selalu berinteraksi dengan banyak klien yang memiliki karakter berbeda-beda.

Tidak hanya dengan klien, tapi seorang wedding organizer pun akan sering berkomunikasi dengan pihak vendor, fotografer, serta pihak lain harus ikut andil dalam acara penting tersebut.

Jika WO tidak memiliki kemampuan komunikasi cukup baik, maka mereka tidak bisa mengelola acara penting ini dengan lancar.

2. Manajemen

Komunikasi memang menjadi skill terpenting yang harus dimiliki oleh seorang WO, tapi mereka juga harus memiliki kemampuan manajemen cukup baik untuk mengelola acara pernikahan dengan lancar.

Tidak hanya berbicara tentang manajemen waktu, tapi wedding organizer juga harus memiliki kemampuan manajemen acara atau tim sangat baik.

Saat seseorang maupun sekelompok orang memiliki kemampuan manajemen cukup baik, hal ini dapat membuat mereka lebih mudah untuk merencanakan acara pernikahan yang sesuai keinginan klien.

Sebab, mereka bisa menyusun agenda pernikahan, denah acara, serta hal-hal penting lainnya seperti ini dengan cara lebih mudah.

3. Kerja Sama Tim

Untuk organizer tidak bekerja sendirian, mereka akan bekerja dengan tim yang harus memiliki kerja sama cukup baik.

Jika ada salah satu anggota tim yang tidak memiliki kemampuan ini, maka acara pernikahan tidak bisa berjalan dengan lancar.

Sebab, kerja sama akan sangat dibutuhkan untuk menyatukan beberapa pendapat yang berbeda. Apalagi tim wedding ini juga memiliki tugas cukup banyak dan dibagi menjadi beberapa kelompok, sehingga kerja sama tim harus dimiliki oleh setiap anggotanya.

4. Problem Solving

Kemampuan problem solving merupakan sebuah skill yang akan sangat dibutuhkan oleh seseorang dalam mengatasi suatu masalah.

Acara pernikahan memang sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari, tapi tidak menutup kemungkinan pada hari H akan terjadi beberapa masalah harus segera diatasi.

Jika pihak organizer tidak memiliki kemampuan problem solving cukup baik, tentu klien akan kecewa karena masalah di hari berharganya tersebut tidak bisa teratasi dengan baik.

Maka dari itu, seorang organizer harus bisa mencari solusi terbaik untuk berbagai kondisi apa pun.

Struktur Organisasi Wedding Organizer

Anggota Wedding Organizer

Pembahasan terakhir mengenai wedding organizer yang akan kami bagikan di artikel ini adalah struktur organisasi yang meliputi di dalamnya.

Baca Juga:

Keberadaan struktur organisasi wedding organizer ini dapat membantu kelancaran acara pernikahan secara lebih baik, serta penjelasan lebih lengkapnya adalah:

1. Tim Planner

Tim Planner Wedding organizer

Bagian pertama dari struktur organisasi profesi ini adalah tim planner yang biasanya terdiri dari 1-2 orang saja. Meski begitu, tugas dan tanggung jawab dari tim planner tergolong cukup berat, yaitu mencatat semua kebutuhan atau keinginan klien serta mencatat rekapan hasil diskusi klien dengan pihak WO.

2. Tim Konsumsi

Tim Konsumsi wedding organizer

Jika tim planner memiliki tugas maupun tanggung jawab lebih berhubungan dengan perencanaan awal acara pernikahan.

Untuk tim konsumsi memiliki tugas menyediakan piring yang sesuai dengan jumlah tamu, menawarkan sesi food testing pada beberapa klien, serta menyiapkan menu catering sesuai keinginan klien. Jadi, tim konsumsi juga memiliki tugas penting.

3. Tim Pendamping Pengantin

Tim Pendamping Pengantin Wedding organizer

Sesuai dengan namanya, tugas paling utama dari tim pendamping pengantin adalah mendampingi pengantin saat acara pernikahan sudah tiba. Dengan adanya tim pendamping pengantin seperti ini, pihak pengantin dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik.

4. Tim Penjaga Area Pelaminan

Tim Penjaga Area Pelaminan

Sebenarnya jumlah anggota tim penjaga area pelaminan juga tidak harus banyak, yaitu 1-2 orang saja.

Namun, tugas atau tanggung jawab dari setiap anggota tim penjaga area pelaminan cenderung cukup berat, yaitu mengatur jalannya proses salaman dengan tamu serta berfoto bersama, agar antrean tidak terlihat berantakan.

5. Tim Perlengkapan Acara

Tim Perlengkapan Acara Wedding organizer

Tim perlengkapan acara juga termasuk salah satu struktur organisasi yang memiliki tugas maupun tanggung jawab sendiri. Nantinya, segala pekerjaan vendor akan diawasi oleh tim perlengkapan, agar klien tidak kecewa dengan hasil akhirnya.

6. Tim Penerima Tamu

Tim Penerima Tamu wedding

Tentu sebagian besar acara pernikahan akan melibatkan jumlah tamu yang cukup banyak, sehingga tim penerima tamu akan sangat dibutuhkan pada acara ini.

Biasanya, tugas utama dari anggota tim penerima tamu ini adalah memastikan bahwa semua tamu yang hadir mendapatkan pelayanan yang layak.

7. Tim Mobile

Tim Mobile wedding organizer

Struktur organisasi diakhiri oleh tim mobile bertugas untuk membuat keputusan dan membantu tim lainnya dalam mengerjakan tugasnya masing-masing.

Umumnya, tim mobile atau leader seperti ini akan berhubungan langsung dengan pihak calon pengantin, sehingga mereka harus memiliki kemampuan komunikasi baik.

Kesimpulan

Wedding organizer adalah salah satu jenis profesi sangat dibutuhkan oleh sebagian orang yang hendak menikah. Dengan menggunakan jasa wedding organizer seperti ini, acara pernikahan bisa berjalan secara lebih lancar, praktis, serta sesuai impian masing-masing pasangan.