6 Bulan Baik Untuk Menikah Menurut Islam 2024

Bulan Baik Untuk Menikah – Sebagai umat Islam yang ingin melaksanakan pernikahan harus memperhitungkan tanggal akad nikah agar menjadi keluarga sakinah, mawadah dan waramah. Pastinya semua manusia mempunyai keinginan untuk menikah yang sesuai dengan syariat Islam dengan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sebelum melaksanakan pernikahan, calon mempelai harus mengikuti beberapa tahapan contohnya lamaran dengan mendatangi pihak keluarga perempuan dan membawa hantaran lamaran. Pada tahapan lamaran, kedua pihak keluarga mempelai laki-laki ataupun perempuan akan bertemu untuk berunding menentukan tanggal akad nikah. Selain itu, pada acara lamaran pastinya ada saksi atau sesepuh yang sudah mengetahui bulan baik melaksanakan pernikahan.

Namun, yang menjadi masalah adalah calon mempelai tidak tahu tanggal atau bulan baik untuk menikah menurut Islam. Hal tersebut mengakibatkan perdebatan antara kedua pihak keluarga ketika menentukan bulan menikah. Untuk menghindari kejadian perdebatan yang tidak diinginkan, maka calon mempelai harus belajar tentang proses pernikahan yang baik dan benar.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas bulan baik untuk menikah menurut Islam agar menjadi keluarga harmonis serta mengikuti sunnah rasul. Apabila sudah tidak sabar ingin tahu apa saja bulannya bisa ikuti pembahasan di bawah ini dengan sesakma.

Kenapa Harus Mengikuti Bulan Baik Untuk Menikah?

bulan islam untuk menikah

Menikah merupakan keinginan setiap orang atau kewajiban agar membangun rumah tangga harmonis. Karena momen menikah hanya dilakukan sekali seumur hidup, maka harus mempersiapkan jauh-jauh hari agar proses akad nikah berjalan lancar. Salah satu persiapan pernikahan paling penting yaitu menentukan bulan baik untuk menikah.

Memang harus diakui bahwa bulan baik merupakan salah satu kepercayaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia beragama Islam. Selain itu, kebanyakan masyarakat mengikuti bulan baik karena mempunyai adat, istiadat dan kebiasan budaya yang masih kental menjadi tolak ukur dalam pernikahan.

Tidak hanya menentukan bulan baik, dari kedua pihak keluarga harus menentukan tanggal sesuai dengan dalil Al-Qur’an atau hadist. Adanya perhitungan antara bulan baik untuk menikah atau tanggal nantinya hubungan suami istri menjadi pasangan sakinah, mawadah dan waromah.

Bulan Baik Untuk Menikah

Sudah diketahui bahwa menentukan bulan baik untuk menikah sangatlah penting, maka jangan sampai salah memilihnya agar terhindar dari bencana atau permasalahan tidak diinginkan. Karena tidak semua bulan bisa melaksanakan pernikahan karena ada beberapa hal yang dipercayai oleh leluhur.

Perlu diketahui, menurut adat jawa ada terdapat satu bulan yang sangat diharamkan untuk menyelenggarakan pernikahan yaitu bulan suro. Berdasarkan kepercayaan nenek moyang, bulan tersebut merupakan bulannya ratu pantai selatan atau Nyi Roro Kidul saat melaksanakan pernikahan. Selain itu, bulan safar juga dianggap bulan dilarang melaksanakan menikah karena dianggap bulan banyak bencana.

Untuk melancarkan proses akad nikah yang akan dilaksanakan, maka kedua pihak keluarga harus menentukan waktu yang cocok. Apabila belum tahu biayanikah.com akan membagikan informasi bulan baik untuk menikah menurut Islam di bawah ini:

1. Bulan Rabiul Awal

Bulan rabiul awal menurut Islam merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW serta diyakini pelaksanaan pernikahan bisa berjalan lancar. Selain itu, ketika memilih bulan rabiul awal calon mempelai baru saja menjadi suami istri sakinah, mawadah dan waramah.

Tidak hanya bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tapi bulan ini Rasulullah menikah dengan Khadijah Binti Khuwailid tepatnya pada 10 raibul awal saat berusia 25 tahun Rasulullah dan istrinya 40 tahun.

2. Bulan Syawal

Ada cerita bulan syawal menurut Islam yaitu pada jaman Arab Jahiliah sering mengadakan pernikahan, tapi akan mengundang kesialan atau berujung perceraian. Namun, kepercayaan tersebut dibantah oleh Rasulullah SAW melalui pernikahan dengan Aisyah. Kemudian beberapa ulama memberikan anjuran kepada masyarakat bahwa bulan Syawal menjadi bulan baik untuk menikah karena mengikuti Rasulullah SAW.

Namun, secara garis beras semua bulan dan hari adalah baik serta tidak ada larangan sama sekali melaksanakan pernikahan. Akan tetapi, seseorang ingin menikah harus mampu dan siap untuk menikah baik di bulan syawal atau yang sudah dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

3. Bulan Muharram

Banyak sekali orang mempercayai bahwa bulan muharram akan mendatangkan malapetaka, namun secara garis besar agama Islam tidak ada landasan atau melarangnya. Justru pada bulan muharram Rasulullah SAW menikah dengan Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan dan juga perempuan Israel bernama Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab.

4. Bulan Safat

Sama halnya dengan bulan muharram, bulan safar banyak yang menganggap bahwa bukan waktu yang baik untuk melaksanakan pernikahan. Akan tetapi, di bulan safar ada cerita dari Rasulullah SAW yaitu menikahkan putrinya sendiri yaitu fathimah sehingga bisa diikuti oleh pengikutnya.

5. Bulan Dzulqa’dah

Pada bulan dzulqa’dah merupakan bulan Istimewa dari Allah SWT dan Rasulullah SAW karena telah menyebutnya bulan mulia. Ketika itu, Rasulullah SAW menikah bersama Zinab binti Jahsyi binti Royab dan seseorang janda berusia lanjut pada bulan Dzulqa’dah dengan identiknya mempunyai lambang ketenangan karena terletak pada dua hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.

6. Bulan Besar

Rekomendasi terakhir bulan baik untuk menikah yaitu bulan besar disaat umat Islam merayakan Idul Adha. Pada bulan besar, umat Islam melakukan perayaan dengan menyembelih hewan qurban dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat. Jadi, sangat tepat sekali masyarakat Jawa ingin menikah di bulan besar ini karena akan mendapatkan rezeki melimpah.

Kesimpulan

Sekian pembahasan dari kami mengenai Bulan Baik Untuk Menikah menurut agama Islam agar membangun rumah tangga yang sakinah, mawadah dan waramah. Adanya informasi diatas dapat bermanfaat untuk calon mempelai yang ingin melaksanakan pernikahan dengan memperhitungkan tanggal bulan.